Kunci Jawaban Bahasa Jawa Kelas 7 Halaman 122, 123, 124, 125 | Semua Kunci Jawaban Bahasa Jawa Kelas 7 ada di Wislah |
Kunci Jawaban Bahasa Jawa Kelas 7 Halaman 122, 123, 124, 125
Sekarang kamu sedang berada di dalam halaman khusus Kunci Jawaban Bahasa Jawa. Khususnya untuk Kunci Jawaban Bahas Jawa dari pertanyaan yang ada dalam Buku Paket Bahasa Jawa Kelas 7 pada Halaman 122, 123, 124, 125.
Bahasa Jawa
Bahasa Jawa adalah bahasa yang digunakan oleh masyarakat Jawa di Indonesia. Bahasa ini digunakan sebagai bahasa ibu oleh sekitar 80 juta orang di Jawa, Madura, dan Bali. Bahasa Jawa juga digunakan sebagai bahasa kedua oleh beberapa masyarakat di Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi.
Bahasa Jawa memiliki beberapa variasi dialek yang berbeda-beda sesuai dengan daerah. Beberapa dialek yang paling umum diantaranya adalah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat.
Bahasa Jawa memiliki sistem tulisan yang unik yang disebut aksara Jawa. Aksara ini digunakan untuk menulis bahasa Jawa dan dapat ditemukan pada berbagai macam dokumen, termasuk buku-buku sejarah dan kerajaan, serta dalam peninggalan budaya lainnya.
Pembelajaran bahasa Jawa dapat dilakukan melalui berbagai cara, termasuk mengikuti kelas, belajar dari buku-buku, atau belajar dari native speaker. Pembelajaran bahasa Jawa dapat memberikan kesempatan untuk mengenal budaya Jawa dan juga dapat membantu dalam komunikasi dengan masyarakat Jawa.
Jawaban Soal Bahasa Jawa Kelas 7 pada Halaman 122, 123, 124, 125
Uji Kompetensi Wulangan 7
A. Wangsulana pitakon-pitakon kanthi milih wangsulan sing paling bener!
1 Pranyatan ing ngisor iki pranyatan ngenani gunane pasangan, kang bener ….
a. Kanggo nulis aksara sigeg ana ing pungkasane ukara.
b. Kanggo nulis aksara ing burine aksara legena.
c. Kanggo nulis aksara sing mengku sandhangan swara.
d. Kanggo nulis aksara ing burine aksara sigeg, kejaba aksara sigeg mau r, h lan ng.
Jawaban:
d. Kanggo nulis aksara ing burine aksara sigeg, kejaba aksara sigeg mau r, h lan ng.
2 Tembung – tembung ing ngisor iki kang migunakake sandhangan pepet manawa ditulis nganggo aksara Jawa yaiku ….
a. sambel
b. tempe
c. enak
d. jarene
Jawaban:
a. sambel
3 Pasangan kang owah dadi wujud asline menawa oleh sandhangan suku, cakra, keret apadene pengkal yaiku pasangan ….
a. na, ga, pa
b. ka, ta, la
c. sa, ra, nga
d. nya, tha, ma
Jawaban:
b. ka, ta, la
4 pasangan kang digunakake ana ing tetembungan iku pasangan ….
a. ba lan ta
b. ba lan ka
c. ca lan ka
d. ca lan ta
Jawaban:
b. ba lan ka
5 sandhangan kang digunakake ana ing tetembungan iku
a. Cakra
b. Pengkal
c. Keret
d. Cecak
Jawaban:
a. Cakra
6. Ing ngisor iki sing nggunakake cakra lan suku manawa ditulis nganggo aksara Jawa yaiku … .
a. kuping
b. sarung
c. krupuk
d. lastri
Jawaban:
c. krupuk
7. Tembang Maskumambang. Panulisane Jawa sing trep yaiku … .

Jawaban: D
8 Mbarengi lenggah, panulisane Jawa sing trep yaiku … .

Jawaban: a
9. Dipangan pitik. Panulisane Jawa sing trep yaiku … .

Jawaban: C
10 Kopyah putih, yen ditulis nganggo aksara Jawa
Jawaban: a

Wangsulana pitakon ing ngisor iki !
1. Sandhangan ana ing panulisan aksara Jawa iku kena kaperang dadi pira ? Jelasna !
Jawaban:
Sandhangan iku kaperang dadi telu, yaiku:
Sandhangan Swara, cacahe ana lima yaiku kanggo nulis swara i , u , ê, e, lan o. Swara /e/ ana werna loro, kang pancen ana ing basa Jawa ana /e/ sing unine /ê/, ana sing unine /e/.
Sandhangan Panyigeg Wanda, yaiku sandhangan kang digunakake kanggo ngganteni aksara sigeg (huruf mati). Aksara sigeg (huruf mati) kang diganteni nganggo sandhangan iki ana telu, yaiku: h, r, lan ng.
Sandhangan Wyanjana, yaiku cakra (sesulihe panjingan ra), keret (sesulihe cakra lan pepet), pengkal (sesulihe panjingan ya).
2. Apa gunane pasangan ana ing panulisan nganggo aksara Jawa ?
Jawaban: Gunane yaiku kanggo nulis aksara kang mapane ana ing sakburine aksara sigeg, kejaba aksara sigeg mau aksara r, h lan ng. Amarga aksara sigeg r, h lan ng mau wus ana tandhane.
3. Tulisen nganggo aksara Jawa : Krana cabe puyang awak mriyang sida ilang.
Jawaban:


Jawaban:
4. Sumadi nandur tanduran kang mumpangati tumraping kesehatan.
5. Sutrisda sambat lara weteng terus golek godhong dhadhap.
Cara Melestarikan Bahasa Jawa di Era Modern
Era modern saat ini membawa perubahan yang cepat dan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal bahasa. Bahasa Jawa, sebagai salah satu bahasa yang digunakan di wilayah Jawa, sedang mengalami ancaman dalam penggunaannya di era modern ini. Namun, melestarikan bahasa Jawa di era modern merupakan hal yang penting dilakukan, terutama bagi pelajar. Berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan pelajar untuk melestarikan bahasa Jawa di era modern:
- Belajar dan menguasai bahasa Jawa secara formal di sekolah. Pelajar dapat mengambil mata pelajaran bahasa Jawa di sekolah, sehingga mereka dapat memahami struktur dan kekayaan bahasa Jawa secara lebih mendalam.
- Menggunakan bahasa Jawa dalam komunikasi sehari-hari. Membiasakan diri untuk menggunakan bahasa Jawa dalam percakapan sehari-hari akan membantu pelajar untuk menguasai bahasa tersebut dengan lebih baik.
- Membaca karya-karya sastra Jawa. Membaca karya-karya sastra Jawa akan membantu pelajar untuk mengenal kekayaan bahasa Jawa dan budaya Jawa.
- Mengembangkan aplikasi atau media belajar bahasa Jawa. Pelajar dapat mengembangkan aplikasi atau media belajar bahasa Jawa yang dapat digunakan oleh sesama pelajar atau masyarakat umum.
- Mengadakan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan bahasa Jawa. Pelajar dapat mengadakan kegiatan-kegiatan seperti lomba bahasa Jawa, pementasan wayang, atau lainnya yang berkaitan dengan bahasa Jawa.
Melestarikan bahasa Jawa di era modern merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, pelajar sebagai pemimpin masa depan harus ikut serta dalam usaha untuk melestarikan bahasa Jawa agar tetap lestari di tengah perkembangan era modern.
Belajar Bahasa Jawa Melalui Youtube
Belajar bahasa Jawa melalui Youtube bisa menjadi pilihan yang menyenangkan dan efektif. Ada banyak video tutorial dan channel yang dapat digunakan untuk belajar bahasa Jawa, mulai dari yang paling sederhana hingga yang lebih maju.
Salah satu keuntungan belajar bahasa Jawa melalui Youtube adalah ketersediaan video yang beragam. Anda dapat menemukan video tutorial yang diarahkan pada pemula, pelajaran yang lebih maju, hingga video yang menyajikan contoh percakapan dalam bahasa Jawa. Selain itu, ada juga video yang menyajikan lagu-lagu atau cerita-cerita dalam bahasa Jawa yang dapat digunakan untuk belajar dengan cara yang lebih menyenangkan.
Selain itu, belajar bahasa Jawa melalui Youtube juga dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja. Anda dapat menonton video tutorial di ponsel atau tablet, bahkan saat sedang dalam perjalanan. Ini sangat memudahkan bagi Anda yang sibuk dan tidak memiliki waktu untuk mengikuti kelas bahasa Jawa secara offline.
Beberapa channel yang dapat Anda kunjungi untuk belajar bahasa Jawa melalui Youtube antara lain “Belajar Bahasa Jawa”, “Javanese Language”, dan “Javanese Language Course”. Channel-channel tersebut menyajikan video tutorial yang diarahkan pada pemula dan pelajaran yang lebih maju.
Namun, perlu diingat bahwa belajar bahasa Jawa melalui Youtube tidak akan menjadi solusi yang sempurna tanpa dibarengi dengan praktik dan latihan. Ingatlah untuk selalu mencoba untuk berbicara dan menulis dalam bahasa Jawa setiap kali Anda belajar agar dapat menguasai bahasa tersebut dengan lebih baik.
Jadi, jika Anda ingin belajar bahasa Jawa dengan cara yang menyenangkan dan efektif, cobalah belajar melalui Youtube. Dengan adanya banyak video tutorial yang tersedia, Anda dapat belajar bahasa Jawa kapan saja dan di mana saja. Jangan lupa untuk selalu berlatih dan berbicara dalam bahasa Jawa untuk menguasai bahasa tersebut dengan baik.

