Kunci Jawaban Bahasa Jawa Kelas 7 Halaman 104, 105

KUNCI JAWABAN BAHASA JAWA

Kunci Jawaban Bahasa Jawa Kelas 7 Halaman 104, 105 | Semua Kunci Jawaban Bahasa Jawa Kelas 7 ada di Wislah |

Kunci Jawaban Bahasa Jawa Kelas 7 Halaman 104, 105 

Sekarang kamu sedang berada di dalam halaman khusus Kunci Jawaban Bahasa Jawa. Khususnya untuk Kunci Jawaban Bahas Jawa dari pertanyaan yang ada dalam Buku Paket Bahasa Jawa Kelas 7 pada Halaman 104, 105.

Bahasa Jawa

 Bahasa Jawa adalah bahasa yang digunakan oleh masyarakat Jawa di Indonesia. Bahasa ini digunakan sebagai bahasa ibu oleh sekitar 80 juta orang di Jawa, Madura, dan Bali. Bahasa Jawa juga digunakan sebagai bahasa kedua oleh beberapa masyarakat di Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi.

Bahasa Jawa memiliki beberapa variasi dialek yang berbeda-beda sesuai dengan daerah. Beberapa dialek yang paling umum diantaranya adalah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat.

Bahasa Jawa memiliki sistem tulisan yang unik yang disebut aksara Jawa. Aksara ini digunakan untuk menulis bahasa Jawa dan dapat ditemukan pada berbagai macam dokumen, termasuk buku-buku sejarah dan kerajaan, serta dalam peninggalan budaya lainnya.

Pembelajaran bahasa Jawa dapat dilakukan melalui berbagai cara, termasuk mengikuti kelas, belajar dari buku-buku, atau belajar dari native speaker. Pembelajaran bahasa Jawa dapat memberikan kesempatan untuk mengenal budaya Jawa dan juga dapat membantu dalam komunikasi dengan masyarakat Jawa.

Jawaban Soal Bahasa Jawa Kelas 7 pada Halaman 104, 105 

Uji Kompetensi Wulangan 6

I. Wangsulana pitakon ing ngisor iki kanthi cara milih jawaban kang wis sumadya kang paling bener!

1. Tembang macapat uga diarani ….

a. tembang cilik

b. tembang tengahan

c. tembang gedhe

d. tembang dolanan

Jawaban:

a. tembang cilik

2. Tembang macapat iku kaiket ing paugeran ….

a. guru gatra, guru basa, guru lagu

b. guru gatra, guru wilangan, guru lagu

c. guru swara, guru basa, guru sastra

d. guru swara, guru lagu, guru wilangan

Jawaban:

b. guru gatra, guru wilangan, guru lagu

3. Tembang macapat iku ana ….

a. 8

b. 9

c. 10

d. 11

Jawaban:

d. 11

4. Cacahe gatra ing saben sapada tembang diarani….

a. guru gatra

b. guru wilangan

c. guru lagu

d. guru swara

Jawaban:

a. guru gatra

5. Tembang Pucung iku kadadeyan saka … gatra.

a. 4

b. 6

c. 8

d. 10

Jawaban:

a. 4

6. Isine tembang Pucung iku lumrahe ….

a. pitutur

b. asmara

c. prihatin

d. nesu banget

Jawaban:

a. pitutur

7. Supaya bisa nembang macapat, kudu bisa maca angka-angka sing ana ing sadhuwure teks tembang. Angka-angka mau diarani….

a. cakepan

b. tangga nada

c. titi laras

d. notasi

Jawaban:

c. titi laras

8. Titi laras pelog lan slendro iku bedane ing angka….

a. 4 lan 6

b. 5 lan 6

c. 5 lan 7

d. 4 lan 7

Jawaban:

d. 4 lan 7

9. Arane tembang macapat iku nggambarake manungsa wiwit lair nganti mati. Laire manungsa digambarake nganggo aran tembang….

a. Pucung

b. Sinom

c. Mijil

d. Kinanthi

Jawaban:

c. Mijil

10. Supaya bisa nulis/ ngarang tembang macapat, kudu mangerteni paugeran ing ngisor iki, kajaba ….

a. guru gatra, guru wilangan, guru lagu

b. sasmitane tembang

c. watake tembang

d. swasana batine pengarang

Jawaban:

d. swasana batine pengarang

II. Wacanen tembang macapat ngisor iki, banjur wangsulana pitakonane!

……..

Urip ing ndonya tan lami,

aja dhemen numpuk bandha,

elinga tembe mburine,

lamun mati tan ginawa,

namung amal jariyah,

mula senenga tetulung,

marang sapadhane gesang.

1. Tembang macapat ing dhuwur, golekana guru gatra, guru wilangan, lan guru lagune !

Jawaban:

Guru gatra: 7

Guru Wilangan: 8, 8, 8, 8, 7, 8, 8

Guru lagu: i, a, e, a, a, u, a

2. Sawise koktemokake paugerane, tulisen arane tembange!

Jawaban:

Tembang Asmaradana, ana ing kaca 99

3. Critakna isine tembang ing dhuwur !

Jawaban:

Tembang ing dhuwur nyaritakake babagan urip ing ndhonya ora suwe, mula aja seneng numpuk bandha, senenga amal jariyah lan tetulung marang sepadaning gesang kanggo sangu mati, sabab bandha ndunya ora ginawa mati.

4. Pesan moral apa sing bisa kojupuk saka tembang ing dhuwur?

Jawaban:

Pesan morale yaiku urip ing ndhonya mung sedela, aja mung mikir lan ngupaya kanggo numpuk bandha ndonya, ning kudu tansah laku kang becik kanggo sangu mati.

Cara Melestarikan Bahasa Jawa di Era Modern

Era modern saat ini membawa perubahan yang cepat dan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal bahasa. Bahasa Jawa, sebagai salah satu bahasa yang digunakan di wilayah Jawa, sedang mengalami ancaman dalam penggunaannya di era modern ini. Namun, melestarikan bahasa Jawa di era modern merupakan hal yang penting dilakukan, terutama bagi pelajar. Berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan pelajar untuk melestarikan bahasa Jawa di era modern:

  • Belajar dan menguasai bahasa Jawa secara formal di sekolah. Pelajar dapat mengambil mata pelajaran bahasa Jawa di sekolah, sehingga mereka dapat memahami struktur dan kekayaan bahasa Jawa secara lebih mendalam.
  • Menggunakan bahasa Jawa dalam komunikasi sehari-hari. Membiasakan diri untuk menggunakan bahasa Jawa dalam percakapan sehari-hari akan membantu pelajar untuk menguasai bahasa tersebut dengan lebih baik.
  • Membaca karya-karya sastra Jawa. Membaca karya-karya sastra Jawa akan membantu pelajar untuk mengenal kekayaan bahasa Jawa dan budaya Jawa.
  • Mengembangkan aplikasi atau media belajar bahasa Jawa. Pelajar dapat mengembangkan aplikasi atau media belajar bahasa Jawa yang dapat digunakan oleh sesama pelajar atau masyarakat umum.
  • Mengadakan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan bahasa Jawa. Pelajar dapat mengadakan kegiatan-kegiatan seperti lomba bahasa Jawa, pementasan wayang, atau lainnya yang berkaitan dengan bahasa Jawa.

Melestarikan bahasa Jawa di era modern merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, pelajar sebagai pemimpin masa depan harus ikut serta dalam usaha untuk melestarikan bahasa Jawa agar tetap lestari di tengah perkembangan era modern.

Belajar Bahasa Jawa Melalui Youtube

Belajar bahasa Jawa melalui Youtube bisa menjadi pilihan yang menyenangkan dan efektif. Ada banyak video tutorial dan channel yang dapat digunakan untuk belajar bahasa Jawa, mulai dari yang paling sederhana hingga yang lebih maju.

Salah satu keuntungan belajar bahasa Jawa melalui Youtube adalah ketersediaan video yang beragam. Anda dapat menemukan video tutorial yang diarahkan pada pemula, pelajaran yang lebih maju, hingga video yang menyajikan contoh percakapan dalam bahasa Jawa. Selain itu, ada juga video yang menyajikan lagu-lagu atau cerita-cerita dalam bahasa Jawa yang dapat digunakan untuk belajar dengan cara yang lebih menyenangkan.

Selain itu, belajar bahasa Jawa melalui Youtube juga dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja. Anda dapat menonton video tutorial di ponsel atau tablet, bahkan saat sedang dalam perjalanan. Ini sangat memudahkan bagi Anda yang sibuk dan tidak memiliki waktu untuk mengikuti kelas bahasa Jawa secara offline.

Beberapa channel yang dapat Anda kunjungi untuk belajar bahasa Jawa melalui Youtube antara lain “Belajar Bahasa Jawa”, “Javanese Language”, dan “Javanese Language Course”. Channel-channel tersebut menyajikan video tutorial yang diarahkan pada pemula dan pelajaran yang lebih maju.

Namun, perlu diingat bahwa belajar bahasa Jawa melalui Youtube tidak akan menjadi solusi yang sempurna tanpa dibarengi dengan praktik dan latihan. Ingatlah untuk selalu mencoba untuk berbicara dan menulis dalam bahasa Jawa setiap kali Anda belajar agar dapat menguasai bahasa tersebut dengan lebih baik.

Jadi, jika Anda ingin belajar bahasa Jawa dengan cara yang menyenangkan dan efektif, cobalah belajar melalui Youtube. Dengan adanya banyak video tutorial yang tersedia, Anda dapat belajar bahasa Jawa kapan saja dan di mana saja. Jangan lupa untuk selalu berlatih dan berbicara dalam bahasa Jawa untuk menguasai bahasa tersebut dengan baik.

DOWNLOAD DI SINI

Related posts