Hukum Perikatan Adalah : Definisi / Pengertian Hukum Perikatan menurut Para Ahli

  • Whatsapp
Pengertian Hukum Perikatan Adalah

Hukum Perikatan Adalah | Pengertian Hukum Perikatan | Definisi Hukum Perikatan | Apa itu Hukum Perikatan |

Pengertian Hukum Perikatan menurut Para Ahli

Pengertian Hukum Perikatan menurut Hofmann

Hukum Perikatan adalah suatu hubungan hukum antara sejumlah terbatas subyek-subyek hukum sehubungan dengan itu seorang atau beberapa orang dari pada nya mengikatkannya diri nya untuk bersikap menurut caracara tertentu terhadap pihak yang lain yang berhak atas sikap yang demikian itu.

Baca Juga :   Saham Adalah ? Penjelasan Lengkap Tentang Investasi Saham

Sumber :  Hukum Perdata

Penulis :  Hofmann dalam DR. Yulia, S.H., M.H.



Baca Juga : Penjelasan Para Ahli Tentang Legal Standing

Pengertian Hukum Perikatan menurut Abdul Kadir Muhammad

Hukum Perikatan adalah hubungan hukum yang terjadi antara orang yang satu dengan yang lain karena perbuatan, peristiwa, atau keadaan, sehingga dapat dikatakan bahwa perikatan itu terdapat dalam bidang hukum harta kekayaan, bidang hukum keluarga, bidang hukum waris, dan dalam bidang hukum pribadi.

Sumber :  Hukum Perdata




Penulis :  Abdul Kadir Muhammad dalam DR. Yulia, S.H., M.H.

Baca Juga : Penjelasan Para Ahli Tentang Kesadaran Hukum

Pengertian Hukum Perikatan menurut Abdul Kadir Muhammad

Hukum Perikatan adalah suatu hubungan hukum yang terjadi antara orang yang satu dengan orang yang lain karena perbuatan peristiwa atau keadaan.

Baca Juga :   Berbagai Metode dalam Psikologi

Sumber :  Hukum Perjanjian

Penulis :  Abdul Kadir Muhammad

Baca Juga : Penjelasan Para Ahli Tentang Keadilan

Pengertian Hukum Perikatan menurut Subekti

Hukum Perikatan adalah suatu hubungan hukum antara dua orang atau dua pihak, berdasarkan mana pihak yang satu berhak menuntut suatu hal dari pihak yang lain, dan pihak yang lain berkewajiban untuk memenuhi tuntutan tersebut. Sedangkan perjanjian adalah suatu peristiwa dimana seorang berjanji kepada seorang lain atau dimana dua orang itu saling berjanji untuk melaksanakan suatu hal.

Sumber : Hukum Perjanjian

Penulis : Subekti

Baca Juga : Penjelasan Para Ahli Tentang Judisial Review




Related posts