Hasil Riset: Belum Ada Capres Premium di 2024

  • Whatsapp
Belum Ada Capres Premium di 2024

Hasil Riset: Belum ada Capres Premium di 2024. Hasil riset Lingkaran Survey Indonesia (LSI) Denny JA yang dirilis Juni 2021 menghasilkan kesimpulan bahwa belum ada satu pun calon presiden 2024 dengan kelas premium. Terminologi kelas premium, menurut Denny JA,  adalah untuk Capres yang elektabilitasnya 25 persen ke atas.

Riset yang melibatkan 1200 responden ini menggunakan multistage random sampling sebagai metode samplingnya. Teknik pengumpulan datanya menggunakan wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner. Adapun margin error dalam survey kali ini sebesar 2.9 %.

Enam tahapan dalam riset ini meliputi; memilih desa/kelurahan yang disampel, memilih RT yang akan disampel, memilih daftar KK yang akan disampel, memilih anggota keluarga, melakukan wawancara, dan melakukan witness, verifikasi data, dan spotcheck.

Baca Juga :   Hasil Riset: Masker dan Sistem Ventilasi yang Baik Lebih Penting Daripada Jarak Sosial untuk Mengurangi Penyebaran COVID-19 di Udara di Ruang Kelas

Prabowo Tertinggi

Hasil survei nasional LSI Denny JA yang dilaksanakan mulai 24 Mei – 4 Juni 2021 ini menunjukkan bahwa semua nama yang muncul dalam survey ini berada di bawah angka 25 persen dengan nama-nama sesuai urutan: Prabowo Subianto 23.5 %, Ganjar Pranowo 15.5 %, Anies Baswedan 13.8 %, Sandiaga Uno 7.6 %, Airlangga Hartanto 5.3 %, Agus Harimurti Yudhoyono 3.8 %, Puan Maharani 2 %, Erick Thohir 1.9 %, Moledoko 0.1 %, dan sisanya sebanyak 26.5 % menjawab Tidak Tahu/Tidak Menjawab.

Munculnya nama Prabowo Subianto sebagai salah satu calon presiden Republik Indonesia 2024 mendatang tentu bukanlah sebuah kejutan. Meski tidak pernah ada pernyataan resmi dari Prabowo maupun Partai Gerindra, namun sebagian pendukungnya ternyata masih loyal menjagokan pendiri partai berlambang Garuda tersebut. Terbukti, soliditas sebagian pemilihnya masih terjaga hingga saat ini dan hasilnya menempatkan Prabowo berada di posisi teratas calon presiden.

Baca Juga :   Hasil riset : Usia 70-an Masih Memproduksi Neuron

Selain diunggulkan sebagai calon presiden dengan persentasi tertinggi, Prabowo juga termasuk dari tiga King/Queen maker yang menurut riset ini, akan sangat menentukan dalam pesta demokrasi di 2024 kelak. Mengapa? Karena partai yang dinakhodainya, Gerindra, memiliki ¾ dari tiket yang disyaratkan untuk mengajukan Calon Presiden. Sebagaimana diketahui, syarat tiket untuk mengusung calon presiden adalah 20 % kursi DPR-RI atau 25 % suara pemilih.

Selain Prabowo, dua nama yang disebut sebagai King/Queen maker di Pemilihan Presiden 2024 kelak adalah Megawati Soekarnoputri dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang mengantongi 128 kursi atau sudah memenuhi syarat 20 % tiket dan Airlangga Hartanto dengan Partai Golkar yang memiliki 85 kursi atau 12.31 % suara.

Baca Juga :   Gerhana Bulan dalam Kajian Akademik Islam

Meski demikian, nama-nama yang terjaring dalam survey tersebut masih bersifat sementara. Beberapa nama yang mulai massif mensosialisasikan diri seperti Gus Ami atau Cak Imin (Abdul Muhaimin Iskandar) dari Partai Kebangkitan Bangsa atau pejabat publik yang mendapat apresiasi dari masyarakat seperti Gus Yaqut (Menteri Agama) atau Basuki Tjahaja Purnama (Komisaris Pertamina) dapat saja merangkak naik elektabilitasnya.

Related posts