Hadis Tentang Hikmah Puasa (1) | Sanad & Matan Hadis Tentang Hikmah Puasa (1) | Arti Kosa Kata Hadis Tentang Hikmah Puasa (1) | Terjemahan Hadis Tentang Hikmah Puasa (1) | Isi Kandungan Hadis Tentang Hikmah Puasa (1) |
Sanad & Matan Hadis Tentang Hikmah Puasa (1)
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِى شَيْبَةَ وَأَبُو كُرَيْبٍ قَالاَ حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ عَنِ الأَعْمَشِ عَنْ عُمَارَةَ بْنِ عُمَيْرٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ قَالَ لَنَا رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ ». (اخرجه المسلم)
Arti Kosa Kata Hadis Tentang Hikmah Puasa (1)
| dan dapat membentengi | وَأَحْصَنُ | wahai para pemuda | يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ |
| farji (kemaluan) | لِلْفَرْجِ | telah sanggup | اسْتَطَاعَ |
| maka berpuasalah | بِالصَّوْمِ | maka menikahlah | فَلْيَتَزَوَّجْ |
| penawar/penekan nafsu syahwat | وِجَاءٌ | dapat mencegah | أَغَضُّ |
| dari melihat sesuatu yang terlarang | لِلْبَصَرِ |
Terjemahan Hadis Tentang Hikmah Puasa (1)
Abu Bakr bin Abi Syaibah da Abu kuraib meriwayatkan kepadaku mereka berkata Abu Mu’awiyah meriwayatkan dari al-A’masy dari Umarah bin Umair dari Abdurrahman bin Yazid dari Abdullah dia berkata, Rasulullah SAW telah bersabda kepada kita wahai para pemuda, barang siapa diantara kalian telah sanggup menikah (ba’ah) maka menikahlah, sesungguhnya menikah dapat mencegah dari melihat sesuatu yang terlarang dan dapat membentengi farji (kemaluan), dan barangsiapa yang belum mampu (ba’ah/menikah) maka berpuasalah karena sesungguhnya puasa itu adalah penawar/penekan nafsu syahwat.[Hr Muslim]
Isi Kandungan Hadis Tentang Hikmah Puasa (1)
Isi kandungan dalam hadis ini adalah :
- Rasulullah memerintahkan bagi orang yang telah kuat syahwatnya akan tetapi belum mampu untuk menikah maka hendaknya ia berpuasa, karena puasa dapat menjadi pemutus syahwat.
- Pemuda yang belum mampu baik secara fisik maupun mental untuk menahan diri dengan cara berpuasa.
- Menikah adalah sebuah perkara mubah yang sangat disenangi oleh Allah SWT, sangat dianjurkan oleh agama Islam.






