Rangkuman Materi IPAS SD/MI Kelas 4 Bab 3 | Kurikulum Merdeka | Gaya di Sekitar Kita | Pengaruh Gaya Terhadap Benda | Magnet, Sebuah Benda yang Ajaib | Benda yang Elastis |
Pengaruh Gaya Terhadap Benda
Gaya Otot dan Gaya Gesek
Gaya adalah interaksi pada benda dalam bentuk tarikan atau dorongan. Interaksi ini akan menggerakan benda bebas. Akibatnya benda diam bisa menjadi bergerak. Saat Aga dan Dara mendorong dan menarik benda, mereka menggunakan gaya otot. Gaya otot adalah gaya yang dikeluarkan dari manusia atau hewan menggunakan otot pada tubuh mereka.
Saat kontainer diberikan gaya dorong atau tarik, maka akan terjadi gesekan antara kontainer dan permukaan lantai. Hal ini menyebabkan terjadinya gaya gesek. Arah gaya gesek berlawanan dengan arah gerak benda. Semakin lebar dan luas permukaan benda yang bergesekan maka gaya gesek akan semakin besar. Artinya benda akan semakin susah bergerak dan terasa lebih berat ketika didorong.
Salah satu cara untuk memperkecil luas permukaan adalah dengan memberi roda atau kaki-kaki kecil. Cara ini membuat gaya gesek semakin kecil sehingga benda akan terasa lebih ringan saat diberikan gaya dorong atau tarik.
Sifat Gaya Gesek
Kalian pernah melihat sepatu bola? Paku-paku pada bagian sol sepatu bola bertujuan untuk memperbesar gaya gesek antara sepatu dan rumput sehingga para pemain bola tidak mudah terpeleset.
Pemberian oli atau pelumas pada roda pagar adalah cara untuk memperkecil gaya gesek sehingga pagar lebih mudah didorong.
Gaya gesek dipengaruhi oleh:
- Kasar atau licinnya permukaan.
- Besar atau kecilnya luas permukaan.
- Berat atau ringan suatu benda. Benda yang lebih berat akan memperbesar gaya gesek walaupun bentuk atau ukurannya luas.
Magnet, Sebuah Benda yang Ajaib
Magnet memiliki dua kutub, yaitu kutub utara dan kutub selatan. Magnet dipakai untuk kompas, penyusun benda-benda elektronik, dan pembuatan kereta super cepat.
Sifat magnet memiliki sifat sebagai berikut :
- Jika kedua kutub yang sama didekatkan, maka akan terjadi gaya tolak-menolak. Kedua kutub ini akan saling mendorong menjauh.
- Jika kedua kutub yang berbeda didekatkan, maka akan terjadi gaya tarik-menarik. Kedua kutub akan saling menarik mendekat.
- Magnet akan menarik benda yang terbuat dari besi.
Benda yang Elastis
Benda yang elastis artinya benda ini dapat mempertahankan bentuknya dan kembali menjadi bentuk semula setelah diberi gaya. Biasa disebut juga benda yang lentur. Benda yang elastis akan menghasilkan gaya pegas.
Pada pulpen ini kita bisa mengeluarkan dan memasukkan ujung tintanya dengan menekan tombol yang disediakan. Pulpen tipe seperti ini menggunakan per di dalamnya. Per adalah benda elastis selain karet dan banyak digunakan dalam benda pegas.
Pegas juga banyak dipakai di alat timbangan. Umumnya dipakai oleh petani atau nelayan untuk menimbang. Bentuknya kecil sehingga praktis dan mudah di bawa.
Per ini juga digunakan di dalam kasur loh. Model kasur seperti ini dinamakan kasur per atau spring bed. Kendaraan bermotor juga ada yang menambahkan per dengan fungsi yang sama. Umumnya per ini dinamakan suspensi atau akrab disebut dengan shockbreaker.
Ada pula alat olahraga yang bernama trampolin. Alat ini menggunakan kain yang tebal dan kuat serta per di sekelilingnya. Saat orang melompat di trampolin, per dalam alat ini akan mendorong orang tersebut. Akibatnya orang ini akan memantul tinggi. Semakin keras lompatan kita, maka semakin tinggi pantulannya.
Mengapa Kita Tidak Melayang di Udara?
Saat benda jatuh, seakan-akan ada sesuatu yang menarik benda ke bawah. Begitu juga dengan tubuh kita, seakan ada sesuatu yang menarik sehingga kita tidak bisa melayang. Hal ini terjadi karena adanya sebuah gaya yang tidak terlihat Bumi kita, yaitu gaya gravitasi. Pusat gravitasi Bumi ada pada inti Bumi.
Gaya gravitasi Bumi ini akan menarik benda-benda yang ada di Bumi ke intinya. Hal inilah yang menyebabkan benda-benda di Bumi tidak melayang-layang. Jika tidak ada gaya gravitasi, semua benda yang kita lemparkan ke atas dapat dengan mudah hilang karena melayang ke angkasa. Bahkan, manusia sendiri dapat terbang dan sulit untuk kembali ke rumah.
Pesawat terbang menggunakan gaya angkat untuk melawan gaya gravitasi. Untuk bisa terbang pesawat harus menghasilkan gaya angkat yang lebih besar dibanding gaya gravitasi. Gaya angkat ini diciptakan oleh sayap pesawat. Namun, untuk menciptakan gaya angkat, sayap pesawat memerlukan kecepatan. Kecepatan ini diciptakan dari tenaga pendorong mesin jet yang dimiliki pesawat terbang. Untuk helikopter, gaya angkat dihasilkan dari baling-balingnya.
Baca Kumpulan: Rangkuman IPAS Kelas 4 SD





