Tulisan ini berisi kumpulan contoh latar belakang masalah dalam penelitian kualiltatif dan kuantitatif. Semoga contoh contoh yang dijadikan dapat berguna untuk kamu yang sedang mencari referensi dalam penyusunan latar belakang masalah.
Contoh 1 : Latar Belakang Masalah Penelitian Kualitatif
Berikut adalah contoh latar belakang masalah penelitian kualitatif tentang “Pengaruh Pendidikan Luar Sekolah terhadap Pengembangan Keterampilan Sosial Anak”:
“Pendidikan tidak hanya terbatas pada lingkungan sekolah formal, tetapi juga mencakup lingkungan non-formal dan informal. Pendidikan luar sekolah, sebagai bagian dari pendidikan non-formal, memainkan peran penting dalam pengembangan keterampilan sosial anak. Melalui aktivitas seperti kegiatan ekstrakurikuler, klub, dan organisasi masyarakat, anak-anak memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan orang lain dan belajar tentang kerja sama, kepemimpinan, dan empati.
Namun, di Indonesia, penelitian tentang pengaruh pendidikan luar sekolah terhadap pengembangan keterampilan sosial anak masih terbatas. Banyak penelitian sebelumnya lebih fokus pada pendidikan formal di sekolah. Oleh karena itu, penelitian ini dirancang untuk mengisi kesenjangan pengetahuan ini.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana pendidikan luar sekolah mempengaruhi pengembangan keterampilan sosial anak di Indonesia. Penelitian ini akan fokus pada jenis-jenis kegiatan pendidikan luar sekolah yang diikuti oleh anak-anak dan bagaimana kegiatan-kegiatan tersebut mempengaruhi keterampilan sosial mereka.”
Contoh 2 : Latar Belakang Masalah Penelitian Kualitatif
Berikut adalah contoh latar belakang masalah penelitian kualitatif tentang “Dampak Bullying di Sekolah dan Lingkungan Rumah terhadap Kesejahteraan Psikologis Anak”:
“Bullying adalah fenomena global yang mempengaruhi jutaan anak dan remaja setiap tahun. Baik itu di sekolah atau di rumah, bullying dapat memiliki dampak yang mendalam dan berkepanjangan pada kesejahteraan psikologis korban. Dampak ini bisa berupa penurunan harga diri, depresi, kecemasan, dan bahkan pikiran atau tindakan bunuh diri.
Di Indonesia, kasus bullying telah menjadi perhatian serius. Misalnya, kasus bullying yang terjadi di sebuah SMP di Jawa Tengah, menjadi sorotan publik. Dalam kasus ini, korban mendapatkan pukulan di badan dan tendangan hingga terkapar. Kasus lain melibatkan seorang siswi SD di Gresik yang mengalami buta permanen pada mata kanannya akibat diduga ditusuk oleh kakak kelasnya.
Meskipun banyak penelitian telah dilakukan tentang bullying di sekolah, masih ada kekurangan pengetahuan tentang bagaimana bullying di rumah mempengaruhi kesejahteraan psikologis anak. Selain itu, penelitian tentang bagaimana korban bullying di sekolah dan di rumah beradaptasi dan mengatasi pengalaman mereka juga masih terbatas.
Oleh karena itu, penelitian ini dirancang untuk mengisi kesenjangan pengetahuan ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dampak bullying di sekolah dan di rumah terhadap kesejahteraan psikologis anak di Indonesia. Penelitian ini akan fokus pada pengalaman korban bullying dan bagaimana mereka beradaptasi dan mengatasi pengalaman tersebut.”
Contoh 3 : Latar Belakang Masalah Penelitian Kuantitatif
Berikut adalah contoh latar belakang masalah penelitian kuantitatif tentang “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Kecelakaan Pejalan Kaki di Karawang”:
“Pejalan kaki merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem transportasi. Namun, mereka sering kali menjadi korban dalam kecelakaan lalu lintas. Di Indonesia, kasus kecelakaan yang melibatkan pejalan kaki cukup tinggi. Salah satu daerah yang menjadi sorotan adalah Karawang.
Karawang adalah salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Barat yang memiliki tingkat kepadatan lalu lintas yang tinggi. Berdasarkan data yang ada, terdapat beberapa kasus kecelakaan yang melibatkan pejalan kaki di daerah ini. Misalnya, kasus seorang wanita yang menabrak pejalan kaki hingga tewas di perumahan Lippo Karawaci. Wanita tersebut ditetapkan sebagai tersangka setelah ditahan Polres tiga hari pasca kejadian. Ia dinilai tengah lalai dalam mengendarai mobil sehingga menyebabkan nyawa seseorang melayang.
Meskipun banyak penelitian telah dilakukan tentang kecelakaan lalu lintas, masih ada kekurangan pengetahuan tentang faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kejadian kecelakaan pejalan kaki, khususnya di Karawang. Oleh karena itu, penelitian ini dirancang untuk mengisi kesenjangan pengetahuan ini.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian kecelakaan pejalan kaki di Karawang. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengumpulkan dan menganalisis data. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat memberikan rekomendasi untuk peningkatan keamanan pejalan kaki di Karawang.”
Contoh 4 : Latar Belakang Masalah Penelitian Kuantitatif
Berikut adalah contoh latar belakang masalah penelitian kuantitatif tentang “Pengaruh Penggunaan TikTok terhadap Depresi dan Prestasi Belajar Siswa di SMP se-Kota Solo”:
“Media sosial telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, khususnya bagi generasi muda. Salah satu platform media sosial yang sedang populer saat ini adalah TikTok. TikTok memungkinkan penggunanya untuk membuat dan membagikan video pendek, dan telah menjadi fenomena global di kalangan remaja.
Namun, penggunaan media sosial, termasuk TikTok, dapat memiliki dampak yang signifikan terhadap kesejahteraan psikologis penggunanya. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial yang berlebihan dapat berkontribusi terhadap peningkatan tingkat depresi di kalangan remaja. Selain itu, penggunaan media sosial juga dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa.
Di Kota Solo, penggunaan TikTok di kalangan siswa SMP cukup tinggi. Namun, penelitian tentang bagaimana penggunaan TikTok mempengaruhi depresi dan prestasi belajar siswa di SMP se-Kota Solo masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini dirancang untuk mengisi kesenjangan pengetahuan ini.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penggunaan TikTok terhadap depresi dan prestasi belajar siswa di SMP se-Kota Solo. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengumpulkan dan menganalisis data.”






