Ayat Ayat Al Quran Tentang Hari Kiamat

  • Whatsapp
Ayat Ayat Al Quran


Ayat Ayat Al Quran Tentang Hari Kiamat  | Ayat Tentang Hari Kiamat  | Surat Az Zumar Ayat 68 | Surat Al Qariah Ayat 1 dan 4 | Surat Al Ahzab ayt 63 | Surat An Naml Ayat 87 | Bacaan | Latin | Terjemah | Makna | Arti | Tafsir |

Ayat Al Quran Tentang Hari Kiamat Surat Az Zumar Ayat 68

Bacaan Surat  Az Zumar Ayat 68

وَنُفِخَ فِى الصُّوْرِ فَصَعِقَ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَمَنْ فِى الْاَرْضِ اِلَّا مَنْ شَاۤءَ اللّٰهُ ۗ ثُمَّ نُفِخَ فِيْهِ اُخْرٰى فَاِذَا هُمْ قِيَامٌ يَّنْظُرُوْنَ

Latin Surat  Az Zumar Ayat 68

wa nufikha fiṣ-ṣụri fa ṣa’iqa man fis-samāwāti wa man fil-arḍi illā man syā`allāh, ṡumma nufikha fīhi ukhrā fa iżā hum qiyāmuy yanẓurụn



Terjemah Surat  Az Zumar Ayat 68

Dan sangkakala pun ditiup, maka matilah semua (makhluk) yang di langit dan di bumi kecuali mereka yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sekali lagi (sangkakala itu) maka seketika itu mereka bangun (dari kuburnya) menunggu (keputusan Allah).

Makna Surat Az Zumar Ayat 68

Dan ketahuilah bahwa ketika sangkakala pun ditiup oleh malaikat Israfil, maka matilah semua makhluk yang ada di langit dan juga makhluk yang ada di bumi, kecuali mereka yang dikehendaki Allah untuk mati pada saat yang lain sesudah itu. Kemudian sesudah waktu berlalu sekian lama, sangkakala itu ditiup sekali lagi, maka seketika itu dengan serta merta mereka bangun dari kuburnya menunggu keputusan Allah bagi diri masing-masing. 69. Dan bersamaan dengan itu, bumi, yakni Padang Mahsyar, tempat semua makhluk berkumpul untuk mempertanggungjawabkan semua perbuatan, menjadi terang benderang dengan cahaya keadilan Tuhannya; dan buku-buku rekam jejak perbuatan diberikan dan kemudian dibaca oleh mereka masing-masing satu persatu Nabi-nabi menjadi saksi bagi umatnya, dan saksi-saksi atas amal mereka-pun dihadirkan, lalu diberikan keputusan oleh Allah di antara mereka satu persatu secara adil, sedang mereka tidak dirugikan sedikit pun.

Ayat Al Quran Tentang Hari Kiamat Surat Al Qariah Ayat 1

Bacaan Surat Surat Al Qariah Ayat 1

اَلْقَارِعَةُۙ



Latin Surat Surat Al Qariah Ayat 1

al-qāri’ah

Terjemah Surat Surat Al Qariah Ayat 1

Hari Kiamat,

Makna Surat Surat Al Qariah Ayat 1

Hari kiamat, apakah hari kiamat itu? Tahukah kamu apakah hari kiamat itu? Pada hari itu manusia seperti anai-anai yang bertebaran, dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan. Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan)nya, maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan. Dan adapun orang-orang yang timbangan (kebaikan)nya ringan, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. Dan tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? (yaitu) api yang sangat panas. Al-Qari’ah adalah nama lain dari hari kiamat, seperti Al-Haqqah, At-Tammah, As-Sakhkhah, Al-Ghasyiyah, dan lain-lainnya.



Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala menggambarkan Tentang kedahsyatan dan kengeriannya melalui firman-Nya: Tahukah kamu apakah hari kiamat itu? (Al-Qari’ah: 3) Kemudian ditafsirkan oleh firman berikutnya: (yaitu) pada hari manusia seperti anai-anai yang bertebaran. (Al-Qari’ah:4) Yakni mereka bertebaran bercerai-berai ke sana dan kemari karena kebingungan menghadapi huru-hara yang sangat menakutkan di hari itu, sehingga mereka mirip dengan anai-anai yang bertebaran. Hal yang sama digambarkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala melalui Ayat lainnya: seakan-akan mereka belalang yang beterbangan. (Al-Qamar: 7) Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala: dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan. (Al-Qari’ah: 5) Gunung-gunung di hari itu seakan-akan seperti bulu domba yang diawut-awut hingga menjadi beterbangan. Mujahid, Ikrimah, Sa’id ibnu Jubair, Al-Hasan, Qatadah, ‘Atha’ Al-Khurrasani, Adh-Dhahhak, dan As-Suddi mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya, “Al-‘ihni, bahwa makna yang dimaksud adalah bulu domba.

Ayat Al Quran Tentang Hari kiamat Surat Al Qariah Ayat 4

Bacaan Surat Al Qariah Ayat 4

يَوْمَ يَكُوْنُ النَّاسُ كَالْفَرَاشِ الْمَبْثُوْثِۙ         

Latin Surat Al Qariah Ayat 4

yauma yakụnun-nāsu kal-farāsyil-mabṡụṡ

Terjemah Surat Al Qariah Ayat 4

Pada hari itu manusia seperti laron yang beterbangan,

Makna Surat Al Qariah Ayat 4

Karena sangat sulit mengetahui hakikat al-qari’ah, maka dalam Ayat ini Allah menjelaskan waktu kedatangannya. Ketika itu, keadaan manusia bagaikan laron yang beterbangan di sekeliling lampu pada malam hari. Penyerupaan ini adalah untuk menggambarkan keadaan manusia yang kebingungan dan tidak menentu arah tujuannya.

Manusia pada hari yang dahsyat itu bertebaran di mana-mana, bingung, dan tidak tahu ke mana akan dituju, apa yang akan dikerjakan, dan untuk apa mereka dikumpulkan di sana. Kondisi ini tidak ubahnya seperti anai-anai yang tidak berketentuan arahnya. Dalam Ayat lain, Allah berfirman:

Seakan-akan mereka belalang yang beterbangan. (al-Qamar/54 : 7)

Ayat Al Quran Tentang Hari Kiamat Al Ahzab ayat 63

Bacaan Surat Al Ahzab ayt 63

يَسْـَٔلُكَ النَّاسُ عَنِ السَّاعَةِۗ قُلْ اِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ اللّٰهِ ۗوَمَا يُدْرِيْكَ لَعَلَّ السَّاعَةَ تَكُوْنُ قَرِيْبًا

Latin Surat Al Ahzab ayt 63

yas`alukan-nāsu ‘anis-sā’ah, qul innamā ‘ilmuhā ‘indallāh, wa mā yudrīka la’allas-sā’ata takụnu qarībā

Terjemah Surat Al Ahzab Ayat 63

Manusia bertanya kepadamu (Muhammad) Tentang hari Kiamat. Katakanlah, “Ilmu Tentang hari Kiamat itu hanya di sisi Allah.” Dan tahukah engkau, boleh jadi hari Kiamat itu sudah dekat waktunya.

Makna Surat Al Ahzab Ayat 63

Manusia bertanya kepadamu Tentang hari berbangkit. Katakanlah, “Sesungguhnya pengetahuan Tentang hari berbangkit itu hanya di sisi Allah. Dan tahukah kamu (hai Muhammad), boleh jadi hari berbangkit itu sudah dekat waktunya. Sesungguhnya Allah melaknati orang-orang kafir dan menyediakan bagi mereka api yang menyala-nyala (neraka), mereka kekal di dalamnya selama-lamanya; mereka tidak memperoleh seorang pelindung pun dan tidak (pula) seorang penolong. Pada hari ketika muka mereka dibolak-balikkan dalam neraka, mereka berkata, “Alangkah baiknya, andaikata kami taat kepada Allah dan taat (pula) kepada Rasul.

Dan mereka berkata, “Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah menaati pemimpin-pemimpin dan pembesar-pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan (yang benar). Ya Tuhan kami, berilah kepada mereka azab dua kali lipat dan kutuklah mereka dengan kutukan yang besar. Allah Swt. berfirman, memberitakan kepada Rasul-Nya bahwa jika ada orang yang bertanya Tentang hari kiamat, hendaklah ia katakan kepadanya, “Aku tidak mengetahui Tentang hari kiamat, kapan terjadinya.” Kemudian Allah Swt. memberi petunjuk kepadanya bahwa hendaknya ia mengembalikan pengetahuan Tentang hari kiamat itu kepada Allah Swt. sebagaimana yang disebutkan dalam Surat Al-A’raf yang merupakan Surat Makkiyyah, sedangkan Surat Al-Ahzab ini adalah Madaniyyah. Hal ini menunjukkan bahwa keadaannya tetap sama, yaitu mengembalikan pengetahuan mengenainya kepada Tuhan yang akan menjadikannya.

Hanya saja dalam Surat ini disebutkan bahwa hari kiamat itu sudah dekat, yaitu melalui firman-Nya: Dan tahukah kamu (hai Muhammad); boleh jadi hari berbangkit itu sudah dekat waktunya. (Al-Ahzab: 63) Sama halnya dengan yang disebutkan dalam Ayat lain melalui firman-Nya: Telah dekat (datangnya) saat itu dan telah terbelah bulan. (Al-Qamar: 1) Telah dekat kepada manusia hari menghisab segala amalan mereka, sedangkan mereka berada dalam kelalaian lagi berpaling (darinya).

Ayat Al Quran Tentang Hari Kiamat An Naml Ayat 87

Bacaan Surat An Naml Ayat 87

قَالَ سَنَنْظُرُ اَصَدَقْتَ اَمْ كُنْتَ مِنَ الْكٰذِبِيْنَ

Latin Surat An Naml Ayat 87

qāla sananẓuru a ṣadaqta am kunta minal-kāżibīn

Terjemah Surat An Naml Ayat 87

Dia (Sulaiman) berkata, “Akan kami lihat, apa kamu benar, atau termasuk yang berdusta.

Makna Surat An Naml Ayat 87

Pada Ayat ini, Allah menggambarkan peristiwa kiamat secara khusus, yaitu pada hari peniupan sangkakala oleh malaikat Israfil. Segala yang ada di langit dan di bumi terkejut, kecuali malaikat Jibril, Mikail, Israfil, Izrail, dan orang-orang yang beriman. Tiupan sangkakala itu terjadi dua kali, tiupan pertama yang diberi nama “nafkhah as-sa’q” menyebabkan matinya semua makhluk selain mereka yang dikecualikan. Kemudian dengan tiupan kedua, mereka semuanya akan dibangkitkan dari kubur mereka masing-masing, sebagaimana dalam firman-Nya:

Dan sangkakala pun ditiup, maka matilah semua (makhluk) yang di langit dan di bumi kecuali mereka yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sekali lagi (sangkakala itu) maka seketika itu mereka bangun (dari kuburnya) menunggu (keputusan Allah). (az-Zumar/39 :68)

Tiupan yang kedua ini diberi nama “nafkhah al-ba’ts” artinya tiupan kebangkitan, seperti dalam firman-Nya:

Lalu ditiuplah sangkakala, maka seketika itu mereka keluar dari kuburnya (dalam keadaan hidup), menuju kepada Tuhannya. (Yasin/36: 51)

Peristiwa ini disebutkan pula dalam firman Allah:

(yaitu) pada hari ketika mereka keluar dari kubur dengan cepat seakan-akan mereka pergi dengan segera kepada berhala-berhala (sewaktu di dunia), pandangan mereka tertunduk ke bawah diliputi kehinaan. Itulah hari yang diancamkan kepada mereka. (al-Ma’arij/70: 43-44)

Related posts