Post Test Merdeka Mengajar

Pada suatu hari, laptop Bapak Ahmad rusak dan ia belum sempat memperbaikinya. Padahal, hari tersebut ia menjadi pembicara dalam sebuah webinar. Lalu, ia meminjam laptop ke Ibu Ani. Sebetulnya Ibu Ani memerlukan laptopnya untuk menyelesaikan pekerjaan yang harus dikumpulkan pada hari tersebut. Namun, karena ia merasa berhutang budi kepada Pak Ahmad, pada akhirnya ia tetap meminjamkan laptopnya ke Pak Ahmad. Manakah yang merupakan alasan Ibu Ani dalam berperilaku? (Latihan Pemahaman)

Pada suatu hari, laptop Bapak Ahmad rusak dan ia belum

Post Test Merdeka Mengajar

Perhatikan pernyataan di bawah ini 1. Melibatkan orang-tua murid, murid dan guru sebagai mitra. 2. Melibatkan kepala sekolah selaku pimpinan sekolah. 3. Merefleksikan nilai-nilai yang dianut oleh sekolah seperti visi dan misi atau budaya sekolah. 4. Menyeluruh, jujur, adil dan dapat dipertanggungjawabkan. 5. Memilih dan menjelaskan salah satu bagian dari proses pembelajaran dengan jujur sehingga dapat dipertanggungjawabkan 6. Jelas dan mudah dipahami oleh guru. Beberapa hal yang perlu diperhatikan agar pelaporan belajar yang dilakukan efektif adalah… (Latihan Pemahaman)

Perhatikan pernyataan di bawah ini Melibatkan orang-tua murid, murid dan

Post Test Merdeka Mengajar

Pak Karsan adalah Kepala Sekolah SMP Insan Maju. Mendekati akhir semester, ia mendapati isu bahwa mayoritas orang tua dalam keterlibatan belajar anak masih rendah. Respon dalam grup chat pun rendah karena mayoritas orang tua sibuk bertani. Sebagian murid juga masih kurang inisiatif untuk berkomunikasi dengan orang tuanya mengenai hambatan belajarnya. Keterlibatan orang tua paling tinggi yaitu saat pembagian rapor. Dengan kondisi seperti itu, sebaiknya strategi apa yang paling tepat Pak Karsan terapkan di sekolahnya? (Latihan Pemahaman)

Pak Karsan adalah Kepala Sekolah SMP Insan Maju. Mendekati akhir

Post Test Merdeka Mengajar

Perhatikan pernyataan-pernyataan di bawah ini. 1. Hindari hanya menggunakan teknik asesmen berbentuk tes tertulis atau lisan. Masih banyak teknik asesmen lain yang dapat kita gunakan. 2. Hindari terlalu berfokus pada nilai tanpa memberikan umpan balik dan tindak lanjut untuk perbaikan proses pembelajaran. 3. Terlalu fokus menghabiskan waktu untuk menangani administrasi dan pengolahan penilaian. 4. Tujuan pembelajaran yang dinilai secara kuantitatif perlu dipikirkan dengan saksama. 5. Melengkapi data dengan observasi dan pemberian umpan balik. 6. Asesmen formatif tetap dilakukan dan didokumentasikan dengan baik. 7. Asesmen formatif tetap dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan nilai akhir. Hal yang perlu diperhatikan ketika kita menggunakan seluruh data kuantitatif dari asesmen formatif dan sumatif untuk dijadikan nilai rapor adalah… (Latihan Pemahaman)

Perhatikan pernyataan-pernyataan di bawah ini. Hindari hanya menggunakan teknik asesmen

No More Posts Available.

No more pages to load.