Apa Arti Peribahasa | Pepatah | Tepung Ropoh Sambung Kalen | Makna Peribahasa | peribahasa jawa
Apa Arti Peribahasa (Pepatah) Tepung Ropoh Sambung Kalen ?

Jawabannya Adalah
Artinya, tepung (kenal), ropoh (pagar dari potongan ranting-ranting), sambung (tersambung), kalen (parit). Terje mahan bebasnya adalah kenal karena satu pagar dan satu selokan. Atau, lebih jelas lagi, bertetangga dekat karena menggunakan pagar dan selokan yang sama.
Dalam adat tradisi pedesaan di Jawa, pagar batas peka rangan yang umumnya adalah pagar hidup (tumbuhan) atau pagar bambu semipermanen. Biasanya, pagar itu diang gap milik bersama di antara kedua pihak yang bertetangga. Karena itulah, bahan dan pembuatannya juga ditanggung bersama.
Selain pagar, yang dianggap milik bersama lainnya, misal nya parit (selokan). Berdasarkan tata penggunaan air (irigasi) dalam masyarakat pertanian di Jawa, sungai ataupun parit
ditetapkan sebagai milik umum yang harus dijaga kelestarian dan penggunaannya oleh masyarakat. Dari kenyataan ter sebut, hubungan kedekatan di Jawa sering menggunakan simbol pagar dan air. Seperti tangga tunggal pager (tetangga satu pagar), tangga tunggal galeng (tetangga satu pematang). Ada juga ungkapan lain yang menyatakan hal serupa, yaitu tangga tunggal banyu (tetangga yang mendapatkan air dari sumber atau sungai yang sama).






