Apa Arti Peribahasa | Pepatah | Kacang Mangsa Ninggala Lanjaran | Makna Peribahasa | peribahasa jawa
Apa Arti Peribahasa (Pepatah) Kacang Mangsa Ninggala Lanjaran ?

Jawabannya Adalah
Artinya, kacang (kacang panjang—Vigna sinensis), mangsa ninggala lanjaran (tidak mungkin meninggalkan turus tempatnya merambat). Maknanya, kacang panjang tidak bisa tumbuh dan berbuah dengan baik tanpa merambat pada turus tempatnya memanjat. Apabila dibiarkan, tum buhnya akan melata di tanah, sehingga pembungaan dan pembuahannya kurang sempurna.
Peribahasa tersebut menggambarkan perangai atau perilaku anak yang berkonotasi buruk, serta mirip (meniru) orang tuanya yang juga memiliki sifat serupa. Misalnya, dulu ayahnya adalah penjudi berat. Sekarang, anaknya juga suka bermain kartu sejak kecil. Orang tuanya berangasan, suka berkelahi, dan mau menang sendiri, anaknya pun mempunyai tabiat yang sama. Sejak kecil, anak itu terkenal nakal, sering bertengkar saat merebut mainan teman temannya. Seandainya keinginannya tidak terpenuhi, ia pasti mengadu kepada orang tuanya untuk mendapatkan bantuan dan pembelaan. Bagi yang tanggap, peribahasa ini dapat dijadikan cermin peringatan. Misalnya, dulu orang tua punya sifat atau perilaku yang kurang baik, maka si anak harus berusaha menghindari perbuatan seperti itu, agar tidak dianggap layaknya kacang mangsa ninggala lanjarane. Asalkan berusaha dengan sungguh-sungguh, ia tentu akan menuai hasilnya






