Apa Arti Peribahasa (Pepatah) Dudu Sanak Dudu Kadang, Yen Mati Melu Kelangan ?

PERIBAHASA PEPATAH

Apa Arti Peribahasa | Pepatah | Dudu Sanak Dudu Kadang, Yen Mati Melu Kelangan | Makna Peribahasa | peribahasa jawa

Apa Arti Peribahasa (Pepatah) Dudu Sanak Dudu Kadang, Yen Mati Melu Kelangan ?

Jawabannya Adalah

Artinya, dudu sanak (bukan saudara), dudu kadang (bukan kerabat), yen mati (kalau meninggal), melu kelangan (ikut kehilangan). Peribahasa ini merupakan gambaran mengenai eratnya sistem kekerabatan di Jawa, di mana semua warga dihargai tanpa membeda-bedakan keturunan maupun hubungan darah yang ada. Meskipun orang lain, kalau yang bersangkutan mau menyatu atau membaur, dan berbuat baik kepada masyarakat, maka mereka akan menghargai dan menganggapnya seperti keluarga sendiri. Orang Jawa memiliki semangat persaudaraan yang tinggi. Semangat itu membuat mereka mudah bergaul, men jalin persahabatan dengan siapa saja. Sebab, persaudaraan (patembayatan) merupakan cara yang ideal untuk menemu kan ketenteraman hidup. Di Jawa, menghormati orang lain (misalnya, tamu) sangatlah diutamakan. Terlebih jika sosok itu telah berjasa. Menghormatinya pun akan diwujudkan de ngan bermacam cara, sekaligus menjadi manifestasi balas budi kepada sang pemberi jasa. Karena itulah, ketika sosok yang sangat dihormati dan dihargai itu meninggal, mereka akan benar-benar berduka dan merasa sangat kehilangan. Bahkan, terkadang lebih berduka daripada ketika mengha dapi kematian sanak kerabat sendiri

Related posts