Aku Cinta Pacasila, Pengertian, Bunyi Sila, Makna Warna, Makna Filosofis, Makna Simbol dan Contoh Perilaku (Rangkuman Materi PPKn SD/MI Bab 1) Kurikulum Merdeka

  • Whatsapp
Keragaman Aktivitas Ekonomi Masyarakat, Proses Geografis, Pemanfaatan Lingkungan dan Perdagangan Antarpulau (Rangkuman Materi IPS SMP/MTS Kelas 8 Bab 2) Kurikulum Merdeka

Rangkuman Materi PPKn SD/MI Bab 1 | Kurikulum Merdeka | Pengertian Pancasila | Bunyi Sila-Sila Pancasila | Makna Warna Pada Simbol Garuda Pancasila | Makna Filosofis Garuda Pancasila | Makna Setiap Simbol Sila Pancasila | Contoh Perilaku Sesuai Nilai Pancasila |

Pengertian Pancasila

Pancasila berasal dari bahasa sansekerta yaitu panca dan sila. kata panca berarti lima dan sila berarti sendi/dasar atau peraturan tingkah laku yang penting dan baik. Pancasila merupakan lima dasar yang berisi pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik.

Bunyi Sila-Sila Pancasila

  • Ketuhanan yang Maha Esa.
  • Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.
  • Persatuan Indonesia.
  • Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/ Perwakilan.
  • Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Makna Warna Pada Simbol Garuda Pancasila

  • Warna hitam menjadi warna kepala banteng yang terdapat di lambang Garuda Pancasila. Warna hitam digunakan juga untuk warna perisai tengah latar belakang bintang, juga untuk mewarnai garis datar tengah perisai. Warna hitam juga dipakai sebagai warna tulisan untuk semboyan “Bhinneka Tunggal Ika”.
  • Warna merah digunakan untuk warna perisai kiri atas dan kanan bawah yang terdapat pada lambang Garuda Pancasila.
  • Warna hijau digunakan sebagai warna pohon beringin.
  • Warna putih dipakai untuk warna perisai kiri bawah dan kanan atas. Warna putih juga diberi pada pita yang dicengkeram oleh burung Garuda Pancasila.
  • Warna kuning diletakkan sebagai warna Garuda Pancasila, untuk warna bintang, rantai, kapas, dan padi.
Baca Juga :   Pancasila Sebagai Nilai Kehidupan, Dasar Negara, Nilai Kebersamaan, Penerapan dan Meneladani (Rangkuman Materi PPKn SD/MI Kelas 4 Bab 1 ) Kurikulum Merdeka

Makna Filosofis Garuda Pancasila

Garuda Pancasila terdiri atas tiga komponen utama, yaitu burung garuda, perisai dan pita putih. Jumlah bulu pada sayap Garuda sebanyak 17, bulu di ekor berjumlah 8, bulu di pangkal ekor berjumlah 19 dan bulu di leher berjumlah 45. Dan bulu-bulu tersebut mengandung makna jika digabungkan menjadi 17 (tujuh belas) 8 (delapan) dan 1945 (sembilan belas empat lima) yang menggambarkan waktu kemerdekaan Indonesia diproklamasikan, yaitu 17 Agustus 1945.

Makna Setiap Simbol Sila Pancasila

Bintang Tunggal

Makna Sila 1, Ketuhanan Yang Maha Esa dilambangkan dengan perisai hitam dengan sebuah bintang emas berkepala lima (bersudut lima), bintang emas sendiri dapat diartikan sebagai sebuah cahaya seperti layaknya Tuhan yang menjadi cahaya kerohanian bagi setiap manusia.






Rantai Emas

Makna Sila 2, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab dilambangkan rantai yang disusun atas gelang-gelang kecil ini menandakan hubungan manusia satu sama lain yang saling membantu, gelang yang persegi menggambarkan pria sedangkan gelang yang lingkaran menggambarkan wanita.

Baca Juga :   Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 5 & 6 SD (Fase C) Kurikulum Merdeka

Pohon Beringin

Makna Sila 3, Persatuan Indonesia dilambangkan dengan pohon beringin (Ficus benjamina) di bagian kiri atas perisai berlatar putih, pohon beringin merupakan sebuah pohon Indonesia yang berakar tunjang–sebuah akar tunggal panjang yang menunjang pohon yang besar ini dengan tumbuh sangat dalam ke dalam tanah. Hal ini mencerminkan kesatuan dan persatuan Indonesia. Pohon beringin juga mempunyai banyak akar yang menggelantung dari ranting-rantingnya. Ini mencerminkan Indonesia sebagai negara kesatuan namun memiliki berbagai latar belakang budaya yang berbeda-beda.

Kepala Banteng

Makna Sila 4, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan. Disimbolkan dengan kepala banteng pada bagian kanan atas perisai berlatar merah. Lembu liar atau banteng merupakan binatang sosial yang suka berkumpul, sama halnya dengan manusia di mana dalam pengambilan keputusan harus dilakukan secara musyawarah salah satunya dengan cara berkumpul untuk mendiskusikan sesuatu.

Padi Kapas

Makna Sila 5, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia dilambangkan dengan padi dan kapas di bagian kanan bawah perisai yang berlatar putih. Kapas dan padi (mencerminkan pangan dan sandang) merupakan kebutuhan pokok semua masyarakat Indonesia tanpa melihat status maupun kedudukannya. Ini mencerminkan persamaan sosial di mana tidak adanya kesenjangan sosial antara satu dan yang lainnya, tapi hal ini (persamaan sosial) bukan berarti bahwa Indonesia memakai ideologi komunisme.

Baca Juga :   Modul Ajar PAI SD Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 Kurikulum Merdeka 2022 (Download Contoh)

Contoh Perilaku Sesuai Nilai Pancasila

Sila Ketuhanan Yang Maha Esa mengandung nilai ketuhanan meliputi iman, takwa, syukur dan memberi kesempatan yang seluas-luasnya kepada semua pemeluk agama dan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk berkembang di Indonesia.

Sila kemanusiaan yang Adil dan Beradab mengandung nilai kesamaan derajat, kewajiban, hak, cinta-mencintai, hormat-menghormati, keberanian membela kebenaran dan keadilan, toleransi, serta gotong royong.

Sila Persatuan Indonesia dalam masyarakat Indonesia yang majemuk mengandung nilai persatuan bangsa dan kesatuan wilayah sebagai pengikat yang menjamin keutuhan nasional atas dasar Bhinneka Tunggal Ika. Nilai ini menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan. Sebaliknya kepentingan pribadi dan golongan diserasikan dalam rangka kepentingan bangsa dan negara.

Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, mempunyai nilai kerakyatan sebagaimana kedaulatan negara ada di tangan rakyat dan keputusan bersama merupakan hikmat kebijaksanaan harus dihargai bersama.

Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, mengandung nilai keadilan, keseimbangan antara hak dan kewajiban, menghargai hak orang lain, gotong royong, dan kerja keras untuk mewujudkan kemajuan yang adil dan merata.




Related posts